Orientasi Riset & Identifikasi Research Gap dalam Obginsos
Semester 5 | Periode 1 | Minggu 1-2
Dr. dr. Budi Siswanto, Sp.OG., Subsp. Obginsos., SH., S.Kom.
Sebagai kandidat subspesialis, penelitian Anda bukan sekadar syarat kelulusan, melainkan kontribusi ilmiah untuk memecahkan kebuntuan klinis. Modul ini membimbing Anda mengonversi fenomena lapangan menjadi masalah penelitian yang tajam. Fokus utama adalah mengidentifikasi research gapβtitik di mana literatur saat ini belum mampu menjawab tantangan nyata di RS atau komunitas.
Setelah menyelesaikan modul ini, peserta didik mampu:
Untuk menghasilkan penelitian yang berdampak, ikuti alur ini:
Akses data rekam medis, laporan bulanan RS/Dinkes, dan data surveilans.
Identifikasi bottleneck (misalnya: tingginya angka rujukan ibu hamil dengan anemia yang tidak tertangani di layanan primer).
Gunakan Fishbone Diagram untuk memisahkan masalah klinis dari masalah manajerial.
Apakah standar operasional yang ada sekarang masih efektif?
Gunakan teknik PRISMA flow untuk melihat apa yang sudah diteliti dan apa yang masih kontradiktif.
Cari area yang "belum tersentuh", misalnya: faktor budaya yang menghambat kepatuhan, atau efektivitas intervensi baru pada populasi spesifik.
Ubah fenomena menjadi pertanyaan ilmiah:
"Mengapa [Variabel X] tidak berpengaruh terhadap [Hasil Y] pada populasi [Z]?"
Contoh konkret dalam Obginsos:
Susun Daftar Inventaris Masalah (DIM) klinis dari unit kerja Anda. Pilih 3 masalah paling krusial.
Lakukan mini-literature review (minimal 5 jurnal terkini) untuk setiap masalah tersebut untuk melihat apakah masalah tersebut sudah terjawab atau masih memiliki celah penelitian.
Panjang: maksimal 500 kata
Konten wajib:
Format: Dokumen Word/PDF, font 11pt, spasi 1.5, margin normal
1. Apakah masalah yang Anda pilih hanya terjadi karena kurangnya SDM (manajerial) atau karena kurangnya pemahaman klinis/ilmiah (akademik)?
Petunjuk: Refleksi ini membantu Anda membedakan apakah solusi yang diperlukan adalah intervensi manajerial (pelatihan, rekrutmen, SOP) atau intervensi berbasis evidence (penelitian untuk menghasilkan pengetahuan baru).
2. Data apa yang paling sulit Anda akses saat ini dan bagaimana cara memitigasinya?
Petunjuk: Identifikasi hambatan akses data (etika, birokrasi, kualitas) dan rancang strategi mitigasi: kolaborasi dengan unit rekam medis, penggunaan data agregat, atau pendekatan kualitatif sebagai alternatif.