Desain Metodologi Penelitian & Protokol Riset
Semester 5 | Periode 1 | Minggu 5-6
Dr. dr. Budi Siswanto, Sp.OG., Subsp. Obginsos., SH., S.Kom.
Metodologi adalah "jantung" yang memompa validitas ke seluruh tesis Anda. Desain yang tepat akan melindungi riset Anda dari bias dan memberikan kredibilitas ilmiah yang kuat. Minggu ini, Anda tidak hanya belajar teori desain, tetapi wajib mengonversi pertanyaan penelitian menjadi sebuah Protokol Riset yang operasional, etis, dan dapat direplikasi oleh peneliti lain.
Setelah menyelesaikan modul ini, peserta didik mampu:
Mampu mengargumentasikan pilihan desain penelitian (kuantitatif, kualitatif, atau mixed methods) berdasarkan pertanyaan penelitian, tujuan, dan konteks studi.
Mampu menerjemahkan konsep teoretis menjadi variabel terukur dengan definisi operasional yang jelas, alat ukur yang valid, dan skala data yang tepat.
Mampu merancang dan menguji validitas serta reliabilitas instrumen penelitian untuk memastikan kualitas data yang dikumpulkan.
Gunakan alur keputusan berikut untuk menentukan desain yang paling sesuai dengan Research Question Anda:
Jika tujuan: Memotret prevalensi, distribusi, atau karakteristik fenomena pada satu titik waktu.
Contoh desain: Cross-sectional survey, studi kasus deskriptif.
Contoh KR: "Prevalensi anemia pada ibu hamil trimester III di Kabupaten X."
Jika tujuan: Mencari hubungan, asosiasi, atau efek kausal antar variabel.
Contoh desain: Case-control (untuk penyakit langka), Cohort (untuk efek jangka panjang), RCT.
Contoh KR: "Hubungan antara jarak ke fasilitas kesehatan dengan kematian maternal."
Jika tujuan: Memahami makna, pengalaman, atau fenomena secara mendalam.
Contoh desain: Fenomenologi, grounded theory, etnografi.
Contoh KR: "Pengalaman perempuan dengan komplikasi obstetri dalam mengakses layanan rujukan."
Contoh: Konsep "Stres Kehamilan" โ Variabel terukur
| Komponen | Deskripsi | Contoh untuk "Kualitas ANC" |
|---|---|---|
| Variabel | Nama konsep yang diukur | Kualitas Antenatal Care (ANC) |
| Cara Ukur | Metode pengumpulan data | Observasi langsung + review rekam medis |
| Alat Ukur | Instrumen yang digunakan | Checklist standar WHO 8 komponen ANC |
| Hasil Ukur | Output pengukuran | Skor 0โ8 (jumlah komponen terpenuhi) |
| Skala Data | Tipe skala pengukuran | Ordinal Interval |
Kategori tanpa urutan
Kategori: jenis kelamin, golongan darah
Analisis: chi-square, frekuensi
Kategori berurutan
Kategori: tingkat pendidikan, skor Likert
Analisis: median, Mann-Whitney
Numerik, nol arbitrer
Kategori: suhu (ยฐC), skor IQ
Analisis: mean, t-test, ANOVA
Numerik, nol absolut
Kategori: berat badan, usia, pendapatan
Analisis: semua analisis parametrik
Ukuran sampel yang tidak adekuat dapat menghasilkan:
n = (Zยฒ ร p ร (1-p)) / dยฒ
n = 2 ร (Zฮฑ + Zฮฒ)ยฒ ร ฯยฒ / ฮดยฒ
Karakteristik yang wajib dimiliki subjek untuk dapat masuk dalam penelitian.
Karakteristik yang mengharuskan pengeluaran subjek untuk mengurangi bias.
Susun Matriks Operasional Variabel dalam format tabel berikut:
| Variabel | Definisi Operasional | Cara Ukur | Alat Ukur | Skala Data |
|---|---|---|---|---|
| Contoh: Pengetahuan KB | Skor jawaban benar dari 10 pertanyaan pilihan ganda tentang metode kontrasepsi | Kuesioner terstruktur | Lembar kuesioner yang telah divalidasi | Interval |
Kriteria: Setiap variabel dalam research question harus memiliki entri; definisi operasional harus cukup spesifik untuk direplikasi.
Tulis Protokol Riset yang mencakup alur operasional dari awal hingga akhir:
Konten wajib:
Format: Dokumen Word, font 11pt (Times New Roman/Arial), spasi 1.5, margin normal, panjang 1.200โ2.000 kata (tidak termasuk tabel dan lampiran)
1. Jika hasil penelitian Anda tidak signifikan secara statistik, apakah desain penelitian Anda saat ini sudah cukup kuat untuk memberikan alasan logis mengapa hal itu terjadi?
Petunjuk: Pertimbangkan apakah ukuran sampel Anda cukup untuk mendeteksi effect size yang diharapkan (power analysis). Apakah ada variabel konfounding yang tidak dikontrol? Apakah instrumen Anda cukup sensitif? Refleksi ini membantu Anda mengantisipasi interpretasi hasil "negatif" dan merancang diskusi yang bermakna meskipun hipotesis tidak terbukti.
2. Apakah protokol pengumpulan data yang Anda susun sudah memenuhi standar etika medis (meminimalisir risiko bagi subjek)?
Petunjuk: Review protokol Anda melalui lensa prinsip etika penelitian: respect for persons (informed consent yang bermakna), beneficence (manfaat maksimal, risiko minimal), dan justice (seleksi subjek yang adil). Khusus untuk penelitian KR, perhatikan kerentanan populasi (remaja, perempuan dengan komplikasi) dan pastikan ada mekanisme dukungan jika subjek mengalami distress selama penelitian.