Evaluasi Dampak, Impact Assessment, & Pelaporan Final
Semester 5 | Periode 2 | Minggu 19-20
Dr. dr. Budi Siswanto, Sp.OG., Subsp. Obginsos., SH., S.Kom.
Minggu 19 dan 20 adalah fase "pembuktian nilai". Sebuah kebijakan tidak akan bertahan jika tidak mampu menunjukkan return on investment (ROI), baik secara klinis maupun organisasional. Modul ini membimbing Anda melakukan impact assessment menggunakan Logic Model untuk mendokumentasikan keberhasilan, kegagalan, dan pelajaran berharga (lessons learned) agar kebijakan Anda memiliki keberlanjutan jangka panjang.
Setelah menyelesaikan modul ini, peserta didik mampu:
Menerapkan kerangka evaluasi yang sistematis untuk menghubungkan input, proses, output, outcome, dan impact β sehingga evaluasi tidak hanya mengukur aktivitas tapi juga dampak nyata.
Menyusun laporan akhir yang jujur dan objektif: mendokumentasikan keberhasilan, mengakui kegagalan, dan mengekstrak lessons learned untuk perbaikan berkelanjutan.
Merancang strategi keberlanjutan yang konkret: integrasi ke sistem KPI, penunjukan penanggung jawab tetap, dan mekanisme pendanaan jangka panjang.
Bandingkan data baseline (Minggu 1-2) dengan data post-implementation (Minggu 18). Gunakan visualisasi data yang kontras untuk memperlihatkan "sebelum" dan "sesudah" intervensi.
Bukti keberhasilan capaian indikator utama. Fokus pada outcome dan impact yang terukur, bukan hanya output aktivitas.
Analisis jujur mengenai hambatan (jika ada target yang tidak tercapai). Ini adalah bukti integritas profesional Anda.
Strategi agar kebijakan tetap berjalan (misal: integrasi ke dalam sistem KPI RS atau penunjukan penanggung jawab tetap).
Susun Matriks Perbandingan Dampak dengan struktur berikut:
Format: Tabel Excel/Google Sheets + ringkasan naratif 1-2 halaman yang menjelaskan temuan kunci
Susun Final Policy Report (5-8 halaman) yang merangkum siklus advokasi dari Modul 1 hingga 9.
Format: Dokumen Word/PDF, 5-8 halaman (tidak termasuk lampiran), font 11pt, spasi 1.5
Selesaikan versi ringkas hasil akhir untuk didiseminasikan kepada pimpinan sebagai bentuk pertanggungjawaban.
Format: PDF 2 halaman, desain infografis atau policy brief template yang profesional
Konten wajib:
Format pengumpulan: Folder ZIP dengan nama: [Nama]_[NIM]_EvaluasiAkhir_Minggu20/ berisi: (1) Matriks_Dampak.xlsx, (2) Laporan_Evaluasi_Akhir.pdf, (3) Policy_Brief_Final.pdf
1. Jika data menunjukkan dampak tidak signifikan, argumen apa yang akan Anda sampaikan untuk membela bahwa kebijakan ini tetap layak dipertahankan dengan beberapa penyesuaian (bukan dihentikan)?
Petunjuk: Refleksi ini menguji kemampuan Anda untuk evaluasi kritis dan advokasi berbasis evidence. Argumen yang efektif tidak menyangkal data, tetapi menginterpretasikannya dalam konteks: apakah waktu implementasi cukup? apakah ada faktor eksternal yang mempengaruhi? apakah ada outcome intermediate yang positif meskipun impact belum terlihat? Fokus pada pembelajaran dan perbaikan, bukan pembenaran buta.
2. Bagaimana Anda memastikan bahwa kebijakan ini tidak akan "mati" setelah Anda menyelesaikan masa studi/tugas akhir ini?
Petunjuk: Sustainability bukan hanya tentang pendanaan, tetapi tentang institusionalisasi. Strategi yang efektif: (1) Integrasi ke dalam sistem formal (KPI, SOP, struktur organisasi); (2) Penunjukan penanggung jawab tetap dengan mandat jelas; (3) Pembangunan kapasitas lokal agar tidak bergantung pada individu tertentu; (4) Advokasi berkelanjutan kepada pimpinan untuk komitmen jangka panjang. Refleksikan mana yang paling feasible dalam konteks Anda dan mengapa.