Dari Temuan Riset ke Dampak Kebijakan & Publikasi
Semester 5 | Periode 2 | Minggu 19-20
Dr. dr. Budi Siswanto, Sp.OG., Subsp. Obginsos., SH., S.Kom.
Modul ini adalah titik kulminasi. Rekomendasi bukan sekadar kalimat penutup, melainkan action plan yang harus bisa diimplementasikan oleh pemangku kebijakan. Anda akan belajar mentransformasikan riset yang berat menjadi dokumen policy brief yang ringkas, serta memangkas tesis yang tebal menjadi manuskrip artikel ilmiah yang siap dipublikasikan (submit) ke jurnal internasional.
Setelah menyelesaikan modul ini, peserta didik mampu:
Merumuskan rekomendasi kebijakan yang Spesifik, Terukur, Dapat Dicapai, Relevan, dan Terikat Waktu, serta diprioritaskan secara eksplisit untuk implementasi.
Mensintesis temuan riset kompleks menjadi dokumen ringkas (2-4 halaman) yang dirancang khusus untuk pembuat kebijakan yang sibuk dan non-teknis.
Mengonversi tesis menjadi manuskrip jurnal dengan fokus pada "What happened?" (Hasil) dan "What does it mean?" (Pembahasan), mengikuti pedoman penulis jurnal target.
Langkah 1: Identifikasi Masalah Spesifik
Pilih satu masalah spesifik yang ditemukan di Bab 4 (Hasil dan Pembahasan). Jangan mencoba menyelesaikan semua masalah sekaligus.
Langkah 2: Berikan Solusi Konkret
Rumuskan satu solusi konkret yang dapat dilakukan oleh RS atau Dinas Kesehatan dalam 6-12 bulan ke depan.
Identifikasi siapa yang harus menjalankan rekomendasi ini. Rekomendasi yang tidak memiliki "pemilik" yang jelas tidak akan diimplementasikan.
Tesis Anda biasanya memiliki detail metodologi yang panjang. Untuk jurnal:
Susun lembar Rekomendasi Strategis (1-2 halaman) yang berisi:
Target Audiens: Pengambil keputusan (Kepala Dinas, Direktur RS, Anggota DPRD).
Susun draf manuskrip artikel (target: 3000-4000 kata) sesuai format jurnal yang dipilih.
Catatan: Pastikan semua dokumen telah melalui proofreading akhir dan konsistensi format telah diperiksa.
1. Jika rekomendasi Anda diberikan kepada kepala instansi saat ini, apakah mereka memiliki alasan yang cukup kuat untuk menolaknya? Jika iya, apa kelemahan argumen Anda?
Petunjuk: Refleksi ini menguji feasibilitas dan kekuatan persuasi rekomendasi Anda. Jika rekomendasi terlalu mahal, tidak realistis, atau tidak terhubung dengan prioritas instansi, kemungkinan ditolak akan tinggi. Perkuat argumen dengan bukti dampak dan efisiensi.
2. Sudahkah Anda memastikan bahwa novelty (orisinalitas) penelitian Anda menonjol di bagian abstrak manuskrip?
Petunjuk: Abstrak adalah bagian yang paling banyak dibaca. Pastikan kalimat pertama atau kedua abstrak dengan jelas menyatakan apa yang baru dari penelitian Anda — apakah metode baru, konteks baru, temuan yang bertentangan dengan literatur sebelumnya, atau implikasi kebijakan yang unik.